Internalisasi dan Implementasi Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Assalam Jambewangi Blitar

Authors

  • Hilal Solikin Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darul Ulum Kotabaru

DOI:

https://doi.org/10.61166/jippp.v2i1.9

Keywords:

Internalisasi, Implementasi, Pendidikan, Moderasi

Abstract

Dunia pendidikan Islam dipandang sebagai basis dasar dalam penyemaian nilai beragama dalam mencegah tindakan kebencian dan kekerasan di tengah keberagaman masyarakat. Hal ini di dukung dengan pengembangan implementasi yang menjadi wadah sebagai pembentukan SDM. Pondok pesantren berdiri sebagai salah satu dari berbagai lembaga keagamaan yang mempunyai fungsi ganda yaitu menyampaikan, memahami, dan memperdalam ajaran Islam, serta menyebarkan ilmu agama kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi dan implementasi beragama di pondok pesantren daerah Blitar. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif perpaduan fenomenologis di lapangan, bertujuan untuk menguraikan keadaan atau fenomena yang diamati di lapangan berdasarkan data yang dikumpulkan, dinarasikan dalam kata atau kalimat, dikategorikan untuk menarik kesimpulan, dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang muncul, didukung dengan data empiris di Pondok Pesantren Assalamm Jambewangi. Hasil penelitian menunjukan bahwa internalisasi dan implementasi beragama di pondok pesantren Assalam Jambewangi dilakukan melalui pengembangan kurikulum intrakurikuler dan kokurikuler.

References

Afroni. (2016). Makna ghuluw dalam Islam: Benih ekstremisme beragama. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya, 1(1), 72.

Ahmad, R. S. (2011). Transformasi corak edukasi dalam sistem pendidikan pesantren, dari pola tradisi ke pola modern. Jurnal Pendidikan Agama Islam - Ta’lim, 9(2), 97.

Alimron, Syarnubi, & Fauzi, M. (2022). Model pendidikan karakter di perguruan tinggi. Palembang: CV. Insan Cendekia.

Alimron, Syarnubi, & Maryamah. (2023). Character education model in Islamic higher education. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 15(3), 34.

Aprilia, N. S., Nabila, E., Masrifah, U., & Purnama, C. (2025). Analisis Penguasaan Literasi Keuangan, Digital Payment dan Kemampuan Penyusunan Laporan Keuangan terhadap Kinerja UMKM di Mojokerto (Literature Review). Jurnal Ilmiah Ekonomi Modern dan Tradisional, 2(1), 68-75.

Bakry, M. (2018). Konstruksi Islam moderat. Lembaga Ladang Kata.

Fitri, R., & Syarifuddin, O. (2022). Pesantren di Indonesia lembaga pembentukan karakter. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 44.

Fitri. (2015). Pendidikan Islam wasathiyah: Melawan arus pemikiran takfiri di Nusantara. Kuriositas, 8(1), Juni.

Harto, K. S. (2018). Model pengembangan pembelajaran PAI berbasis Living Values Education (LVE). Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 2.

Ibad, A. M. (2021). Moderasi beragama berbasis pesantren salaf. Prosiding Nasional Pascasarjana IAIN Kediri, 4, 263.

Nugraha, D. (2021). Nilai-nilai moderasi beragama di pondok pesantren. Jurnal Al Amar, 2(1), 45.

Putri, A. U. (2023). Analisis nilai-nilai moderasi beragama dalam kegiatan ekstrakurikuler. Jurnal PAI Raden Fatah, 5(4).

Putri, A. U., Syarnubi, Mardeli, Soraya, N., Pratama, I. P., & Alimron. (2023). Analisis nilai-nilai moderasi beragama dalam kegiatan ekstrakurikuler. Jurnal PAI Raden Fatah, 5(4), 696.

Ritonga. (2021). Konsep internalisasi nilai-nilai moderasi: The concept of internalizing the values of religious. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 4(1), 73.

Rusdiana, & Suryana, Y. (2008). Pendidikan multikultural: Suatu upaya penguatan jati diri bangsa: Konsep–prinsip–implementasi. Bandung: Pustaka Setia.

Secahyanti, N., Syaipudin, L., & Tohiri, K. (2024). Efektivitas Media Interaktif Radio pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Kedungwaru Tulungagung. Jurnal Ilmiah Pengayaan Pembelajaran dan Pendidikan Islam, 1(1), 40-47.

Sugiyono. (2022). Metode Penulisan Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung. CV Alfabeta.

Sumantri, B. A., & Ahmad, N. (n.d.). Teori belajar humanistik dan implikasinya terhadap pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Fondatia, 3(2), 1.

Sumi, F., & Sitorus, R. I. (2022). Moderasi beragama: Wacana dan implementasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Manthiq, 7(2), 226.

Susanti, D. L., & Asnal, M. (2021). Moderasi agama di Pondok Pesantren Raudlatul Qur’an Kota Metro. Jurnal Moderasi Beragama, 1(1), 23.

Sutrisno, Karim, & Sirajuddin, dkk. (2019). Nilai moderasi Islam dan internalisasinya di sekolah. Journal of Chemical Information and Modeling, 25(1), 1.

Syaipudin, L., & Luthfi, A. (2024). Peran Guru dalam Aplikatif Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Anak Berkebutuhan Khusus pada Sekolah Luar Biasa. Jurnal Ilmiah Insan Mulia, 1(1), 27-33.

Syaipudin, L., Akhyak, A., & Aziz, A. (2024). Madrasah Relevance Management Efforts and the Digital Era (Study at MI Miftahul Ulum Banggle 02 Kanigoro Blitar and MI Al Muhajirin II Latukan Karanggeneng Lamongan). International Journal of Management Science, 2(1), 23-34.

Tafsir, A. (2013). Ilmu pendidikan Islami. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Yunita. (2018). Pembentukan karakter murid: Studi terhadap Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Fityah Pekanbaru. Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 15(2), 63.

Downloads

Published

2025-05-01

How to Cite

Solikin, H. (2025). Internalisasi dan Implementasi Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Assalam Jambewangi Blitar. Jurnal Ilmiah Pengayaan Pembelajaran Dan Pendidikan Islam, 2(1), 73–81. https://doi.org/10.61166/jippp.v2i1.9

Issue

Section

Articles