Kontradiksi Pendidikan Dasar di Era Digital dan Periode 1990-an
DOI:
https://doi.org/10.61166/jippp.v2i2.22Keywords:
Pendidikan Dasar, Era Digital, Era 90-an, Kompas Moral, ProfesionalismeAbstract
Dunia pendidikan dasar mengalami transformasi paradigma yang radikal, beralih dari metode konvensional berbasis cetak pada periode 1990-an menuju ekosistem digital yang serba instan di masa kini. Perubahan ini menciptakan kontradiksi dalam metodologi, interaksi sosial, hingga ketahanan mental siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran paradigma pendidikan dasar dan mengeksplorasi peran agama serta moralitas sebagai navigasi etis (kompas moral) bagi siswa dan guru di tengah arus globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Jenis penelitian adalah studi pustaka (library research) dengan teknik analisis isi (content analysis) terhadap literatur sejarah pendidikan, psikologi perkembangan, dan dampak teknologi terhadap spiritualitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa era 1990-an unggul dalam membangun ketahanan mental dan kedalaman konsentrasi melalui keterbatasan akses, sementara era digital unggul dalam efisiensi informasi namun berisiko pada penurunan rentang perhatian (attention span). Transformasi peran guru dari otoritas tunggal menjadi fasilitator menuntut profesionalisme yang menggabungkan literasi IT dengan integritas moral. Tantangan utama era digital adalah "jihad" melawan distraksi algoritma, di mana nilai kejujuran (shidq) menjadi instrumen penting dalam menjaga kualitas karakter. Harmonisasi antara efisiensi teknologi digital dan nilai-nilai ketekunan tradisional merupakan kunci pendidikan dasar masa depan. Agama berfungsi sebagai kompas moral yang menjaga identitas spiritual siswa agar tetap kokoh secara integritas di tengah kebisingan arus informasi global.
References
Ahmadi, R. (2014). Pengantar Pendidikan: Asas & Filsafat Pendidikan. Ar-Ruzz Media.
Arsyad, A. (2006). Media Pembelajaran. PT. Rajagrafindo Persada.
Bakhtiar, S. (2014). STRATEGI PEMBELAJARAN, LOKASI SEKOLAH, DAN KEMAMPUAN GERAK DASAR SISWA SEKOLAH DASAR. Jurnal Ilmu Pendidikan, 20(2), 127–133. https://doi.org/10.17977/JIP.V20I2.4608
Danil, M. (2018). Implementasi Full Day School di Sekolah Dasar Sabbihisma Padang. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(1), 86–92.
Haswinda, H., Sulfasyah, S., & Akib, T. (2018). Hubungan Antara Minat Belajar Dengan Prestasi Belajar Terhadap Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV. JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar), 3(2), 496. https://doi.org/10.26618/JKPD.V3I2.1416
Machali, I. dan D. K. (2014). Manajemen Pendidikan: Konsep & Prinsip Pengelolaan Pendidikan. Ar-Ruzz Media.
Makhmudah, N. U., Listyarini, I., Yusuf, M., Wardana, S., Studi, P., Guru, P., & Dasar, S. (2022). PERAN ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN DARING MASA PANDEMI COVID-19 DI KELAS II SD ISLAM CAHAYA ILMU SEMARANG. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 8(2), 1315–1319. https://doi.org/10.30738/TRIHAYU.V8I2.11808
Mujahadah, I., Alman, A., & Triono, M. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Komik untuk Meningkatkan Hasil dan Minat Belajar Matematika Peserta Didik Kelas III SD Muhammadiyah Malawili. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 3(1), 8–15.
Muttaqin, M. F., & Rizkiyah, H. (2022). Efektifitas Budaya Literasi dalam Meningkatkan Keterampilan 4C Siswa Sekolah Dasar. Dawuh Guru: Jurnal Pendidikan MI/SD, 2(1), 43–54. https://doi.org/10.35878/GURU.V2I1.342
Nazarudin. (2007). Manajemen Pembelajaran. teras.
Purnasari, P. D., & Sadewo, Y. D. (2021). Strategi Pembelajaran Pendidikan Dasar di Perbatasan Pada Era Digital. Jurnal Basicedu, 5(5), 3089–3100. https://doi.org/10.31004/BASICEDU.V5I5.1218
Rhomadhoni, N. Q. N., & Sukartono. (2025). Pembentukan Karakter Cinta Tanah Air Melalui Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Bagi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 25(1).
Suardipa, I. P., Handayani, N. N. L., & Budayani, N. L. D. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran ALC Berbantuan Media Quizizz Untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Matematika Siswa Sekolah Dasar. Edukasi: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1), 1–15.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kombinasi (Mixed Methods). Alfabeta.
Suhendra, I., & Wicaksono, B. H. (2020). Tingkat Pendidikan, Upah, Inflasi, Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Pengangguran Di Indonesia. Jurnal Ekonomi-Qu, 6(1).
Susanto, A. H., Wulandari, M. D., & Darsinah. (2024). OPTIMALISASI PEMBELAJARAN ANAK USIA SEKOLAH DASAR MELALUI PEMAHAMAN TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF JEAN PIAGET. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(04), 689–706. https://doi.org/10.23969/JP.V9I4.17102
Syaipudin, L. (2025). Pengantar Penelitian Lapangan Sederhana Berbasis Jurnalistik (Kualitatif, Kuantitatif, R&D dan Studi Kepustakaan). Dawarmiyata Press LPPM STIE Al-Anwar.
Tanjung, R., Arifudin, O., Mulyadi, D., BKPSDM Kabupaten Karawang, W., & Sekolah, K. (2021). Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Sekolah Dasar. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(4), 291–296. https://doi.org/10.54371/JIIP.V4I4.272
Wasita, A. (2014). Seluk Beluk Tunarungu Dan Tunawicara Serta Strategi Pembelajarannya. Javalitera.
Widiyanto, D. (2019). Pembelajaran Toleransi dan Keragaman dalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Pendidikan Nasional.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Latif Syaipudin, Idah Nurfajriya Awwalin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






